Berat Jenis Darah

Berat Jenis Darah

Berat Jenis Darah
Gravitasi suatu jenis zat adalah indeksi atau ratio berat zat tersebut dibandingkan dengan berat jenis air yang volumenya sama dengan zat yang disebut tadi, suatu zat yang beratnya kurang dari berat jenis air volumenya dan akan mempunyai gravitasi jenis kureang dari 1,00 apabila beratnya lebih, maka gravitasinya juga lebih dari 1,00. Pengukuran gravitasi jenis ini biasanya dilakukan dengan mewujudkan hidrometer. Hidrometer yang digunakan untuk mengukur gravitasi jenis cairan seperti dalam pengujian untuk pengetesan aki atau baterai, muatan zat anti radiator mobil.

Darah memiliki gravitasi jenis sedikit tinggi kandungan airnya terutama disebabkan oleh adanya sel-sel darah merah dan sel darah putih. Kedua jenis darah ini mamiliki berat jenis yang bervariasi antara spesies yang satu dengan yang lainnya. Pada hewan domba 1,042, sapi 1,043, anjing dan manusia 1,059 sedangkan pada babi dan kuda memiliki berat jenis darah sebesar 1,060.

Berat jenis darah bervariasi dari 1,03e0-1,060 sedangkan berat jenis plasma bervariasi dari 1,024-1,028, darah terdiri dari dua bagian, yaitu sel-sel darah merah (butiran-butiran)dan cairan darah (plasma darah).

Cara menentukan berat jenis darah dilakukan dengan cara kimia dengan menggunakan CuSO4 dengan bera jenis yang bermacam-macam kemudian meneteskan darah yang hendak diperiksa ke dalam masing-masing larutan CuSO4, dan didapat hasil bila berat jenis darah sama dengan berat jenis CuSO4 yang lebih besar ia akan mengapung tepat dibawah permukaan. Perbedaan sebesar 0,0005 sudah diangkap signifikan dan akurat. Bila berat jenis CuSO4 sama dengan berat jenis darah maka ia akan tetap berada dibawah permukaan bila berat jenis CuSO4 yang lebih besar ia akan menggembang di permukaan. Berat jenis normal yaitu 1,059 (1,059-1,060) merupakan berat jenis hematokrit dan 1,005 merupakan berat jenis homodilusi.

Darah merupakan cairan tubuh yang terdapat dalam jantung dan pembuluh darah. Beberapa cairan tubuh yang lain adalah cairan jaringan. Berat jenis darah bervariasi dari 1,054-1,060. Sedangkan berat jenis darah plasma dari 1,024-1,028.

Untuk menentukan berat jenis darah, dapat juga dilakukan dengan tiga jenis cara yaitu dengan menggunakan pinometer, cara philips, dan dengan cara kammerachlac. Cara niknometer yaitu piknometer diisi dengan darah lalu ditimbang dari hasil-hasil timbangan tersebut dapat ditentuksn berat jenisnya dengan menggunakan larutan CuSO4 standar (yang lebih diketahui nilai BJ-nya) cara kammerachlag yaitu dengn menggunakan campuran benzol yang telah diketahui dengan menggunakan kloroform.

Berat jenis adarah adalah 1,04-2,05. Tekanan osmosis tergantung pada konsentrasi protein plasma dan viskositas atau kekentalan darah sebagai cairan suspensi. Derajat kesamaan (ph) berkisar antara 7-8, mempunyai sistem buffer melalui ion CO2, NH3, dan H+. Darah mengandung sekitar 80% air dan 20% bahan organik, sementara bahan organiknya sekitar 1%. Warnah darah bervariasi sesuai dengan kandungan oksigen. Darah arteri kaya oksigen dan mempunyai massa jenis antara 7,35-7,45 sedikit berada di daerah yang memiliki basa netral.

Darah pemeriksaan laboratorium beberapa ha lyang harus diperhatikan yaitu :
- Berat jenis dengan batas normal 11,001-1,035.
- Alat yang digunakan dalam jumlah banyak darah yang akan digunakan
- Darah normal yang diletakkan atau diteteskan pada larutan CuSO4 0,5% yang berat jenisnya 1,051.

Gravitasi atau berat jenis darah merupakan suatu indeks terhadap suatu tatapan pada suatu zat tertentu dan memiliki variasi yang berbeda tergantung pada jenis individu atau makhluk hidup. Gravitas jenis suatu zat merupakan rasio berat suatu zat dibanding dengan berat jenis air. Suatu zat yang beratnya kurang dari berat jenis air dan memiliki volume sama, akan tetapi mamiliki gravitasi yang sama juga. Pengukuran gravitas jenis ini biasanya menggunakan hidrometer. Darah memiliki gravitasi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan air.

Dalam proses pengukuran berat jenis dapat diketahui terdapat dua macam cara yakni cara kimia dan philips. Cara menentukan berat jenis darah dapat dilakukan dengan cara kimia dengan menggunakan CuSo4 dengan berat jenis yang bermacam-macam kemudian meneteskan darah yang hendak diperiksa ke dalam masing-masing larutan CuSo4, maka ia akan mengapung tepat dibawah permukaan. Perbedaan sebesar 0,0005 yang sudah dianggap signifikasi dan akurat. Bila berat jenis CuSO4 yang sudah didapat sama dengan berat jenis darah maka ia akan tepat berada dibawah permukaan. Berat jenis CuSO4 yang lebih besar ia akan mengembang ke permukaan. Untuk menentukan berat jenis darah juga dapat digunakan piknometer yaitu dengan cara piknometer diisi dengan menggunakan darah lalu ditimbang, dari hasil-hasil timbang tersebut dapat ditentukan berat jenisnya dengan menggunakan larutan CuSO4 standar.
Posting Komentar